Powered By Blogger

Selasa, 13 Desember 2011

IAD

1.      pendahuluan
Allah berfirman dalam Al Qur’an yang maksudnya :
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda (Kebesaran Allah) bagi kalangan ulul albab. Yaitu mereka yang hatinya selalu bersama Allah di waktu berdiri, duduk dan dalam keadaan berbaring dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini semua dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka perliharalah kami dari azab neraka.
(QS Al Imron 190-191)
Dari ayat ini dapat kita lihat, bahwa melalui pengamatan, kajian dan pengembangan sains dan teknologi, Allah menghendaki manusia dapat lebih merasakan kebesaran, kehebatan dan keagunganNya. Betapa hebatnya alam ciptaan Allah, yang kebesaran dan keluasannyapun manusia belum sepenuhnya mengetahui, maka sudah tentu Maha hebat lagi Allah yang menciptakannya. Tidak terbayangkan oleh akal fikiran dan perasaan manusia Maha Hebatnya Allah. Kalaulah alam semesta yang nampak secara lahiriah saja sudah begitu luas, menurut kajian dengan menggunakan peralatan terkini yang canggih diameternya 20 milyar tahun cahaya, terasa betapa besar dan agungnya Allah yang menciptakannya. Ini alam lahiriah yang nampak dan dapat diukur secara lahiriah, belum lagi alam-alam yang berbagai jenis yang tidak dapat dikaji dan diobservasi dengan peralatan lahiriah buatan manusia, walau secanggih apapun. Maka melalui kajian sains dan pengembangan teknologi, sepatutnya rasa hamba para saintis dan teknolog meningkat. Tetapi sedikit sekali saintis dan teknolog yang meningkat rasa hambanya, yang semakin tawadhu, yang semakin cinta dan takut dengan Allah. Bahkan kebanyakannya semakin mereka menemukan benda-benda dan inovasi-inovasi yang baru, semakin bangga dan rasa hebat. Bukanbertambah rasa kehambaan, rasa takut dan cintakan Allah. Sebenarnya, bukan saja sains dan teknologi yang Allah ketahui. Karena Allah hendak menjadikan manusia ini sebagai hamba danmenjadikan khalifah mentadbir dunia maka Allah tahu apa yang mesti dibekalkan. Jadi Allah datangkan manusia ke dunia bukan dengan tangan kosong. Tapi Allah siapkan khazanah, aset kekayaan baik yang bersifat material atau pun yang berupa ilmu, sains dan teknologi. Supaya khazanah-khazanah, kekayaan dan segala kepandaian yang Tuhan izinkan manusia menguasainya, dapat digunakan untuk hambahamba Allah, dapat dibagi-bagikan, supaya dimanfaatkan untuk hamba-hamba Allah, supaya benda-benda itu dikhidmatkan kepada manusia. Jadi melalui peranan hamba dan khalifah tadi dengan kekayaan, bahan-bahan, aset-aset, ilmu pengetahuan, sains dan teknologi yang diberikan Allah, mereka pun memanfaatkan untuk membangun peradaban material yang berguna bagi seluruh manusia. Maka akan timbullah kasih sayang diantara manusia yang ramai dan lemah ini supaya manusia yang sedikit dan kuat itu dapat memberikan khidmat dan manfaat. Maka terjadilah kasih sayang antara berbagai kelompok manusia, hidup harmoni dan bahagia. Jadi sains dan teknologi tidak berdiri sendiri. Tuhan jadikan kekayaan, bahan-bahan, aset-aset, ilmu pengetahuan, sains dan teknologi serta produk-produk yang dihasilkannya sebagai alat, sebagai perhubungan supaya lahir kasih sayang antara sesama manusia. Maka hiduplah manusia di muka bumi ini dengan aman, damai, harmoni dan makmur. Namun, manusia, yang memang pun digelar ‘insan’, yang artinya pelupa, kebanyakan manusia lupa bahwa alat-alat tersebut, baik berupa ilmu, teknologi ataupun aset bahan dan material, sebenarnya Allah berikan untuk dijadikan alat berkasih sayang antar sesama manusia.
Padahal Allah yang Maha Pengasih, Penyayang, sentiasa mengingatkan manusia sekurang-kurangnya lima kali sehari semalam. Di akhir ibadah asas penghambaan manusia kepada Allah, yaitu sholat, Allah ingatkan manusia untuk memberi salam ke sebelah kiri dan ke sebelah kanan. Seolah Allah ingatkan, ‘Lepas ini buktikan penghambaan engkau kepada Ku dengan cara berkhidmat, menebarkan kasih sayang ke seluruh makhluk dengan menggunakan bekalan yang Aku beri.
Dari segi ini saja dapat kita lihat banyaknya manfaat sains dan teknologi bagi kehidupan masyarakat muslim diseluruh belahan dunia, dan mari kita lihat beberapa bagian manfaat sains dan teknologi bagi masyarakat islam di bawah ini.

Sains dan teknologi berkait rapat denganaspek-aspek ajaran Islam yang murni.
Sebagai agama ‘tauhid’, Islam tidakmengizinkan kita memisahkan kehidupanmanusia      termasuk sains dan teknologi daridasar-dasar dan prinsip-prinsipnya.
Disebabkan kekaburan maklumat yang diterima, ada di kalangan masyarakat yang
menganggap sains dan teknologi sebagai suatu yang asing dari Islam.

Maksud Sains dalam Islam
Sains itu merupakan suatu proses untuksampai kepada suatu kebenarandisebabkanpertanyaan manusia terhadap asal usul dantujuan kewujudan sesuatu di alam semestaini.Kaedah yang digunakan untuk sampai kepadakebenaran mutlak ialah melalui kajianemperikal, dan pengumpulan data-datanyapula adalah melalui pancaindera serta
pemikiran manusia sahaja.
Sains Islam adalah ilmu pengetahuantertentu, yang lahir hasil dari gabungan unsur
fizik dan metafizik.Gabungan antara ilmu intelek dan ilmuwahyu.danGabungan antara falsafah dan sains yangpadaprinsipnyaiaselarasdenganajaranajarandan konsep-konsep dasar dalam islam

PERANAN SAINS ISLAM
Membantu manusia mengenali Allah sebagai pencipta
Membantu manusia memahami persoalan Tauhid.
Menegakkan hakikat kebenaran
Membawa manusia bersifat tafakkur
Membantu manusia memenuhi keperluan material
Membantu dalam perlaksanaan syariat
Menghubungkan nilai etika dengan sains, sains denganagama dan sains dengan
    Al Quran dan As Sunnah
Memenuhi keperluan manusia kepada konsep keindahan.
Tuntutan Mengkaji Sains danTeknologi Dalam Islam
Sains adalah fardhu kifayah yang membantu untuk melaksanakan fardhu ain
Ayat-ayat Al Quran menyeru manusia berfikir,menggunakan aqal, membanding, mengkaji,Sains adalah ilmu pelengkap kehidupan manusia, hidup manusia menjadi mudah dan sempurna hasil kemajuan sains dan teknologi


Peranan Sains dan teknologiIslam
#.  Menambah keimanan
#.  Membuktikan kewujudan Allah swt
#.  Memantu manusia beribadat
#.  Menyerlahkan kebenaran
#.  Memartabatkan minda dan akal fikiran
#.  Supaya ilmu terarah kepada kebenaran
#.  Bukti Al Quran firman Allah yang asli
#.  Membentuk negara yang tidak didominasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar